Tentang Kami

Latar Belakang
Sebagai dwi-tunggal proklamator Indonesia, Bung Karno dikenal sebagai orator ulung dan tokoh solidaritas bangsa, sedangkan Bung Hatta dikenal dari pemikiran visioner dan cerdas melalui tulisannya yang tajam serta kesederhanaan dan kejujuran wataknya yang menjadi literatur hidup hingga kini.
Demikian pula tokoh kebangkitan dan perjuangan kemerdekaan yang penuh inspiratif — H.O.S. Tjokroaminoto, Sutomo, Ki Hajar Dewantara, Tjipto Mangoenkusumo, H. Samanhudi, KH. Achmad Dahlan, H. Agus Salim, Tan Malaka, Sutan Sjahrir, dan banyak tokoh lainnya. Semua telah mewariskan karakter dan nilai-nilai luhur yang menjadi pusaka bangsa Indonesia.
Nilai-nilai kebangsaan, moral, kerakyatan, dan keadilan sosial tersebut diyakini mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang besar, kuat, bermartabat, berkeadilan, makmur, dan sejahtera. Namun sayangnya pusaka itu belum berhasil diwariskan kepada generasi muda karena pengaruh nilai dan kebudayaan asing pada era globalisasi, yang justru cenderung tak lagi mencerminkan nilai luhur bangsa.
Atas dasar itulah lahir Yayasan Proklamator Bung Hatta — wadah pergerakan moral bangsa untuk kembali kepada jati dirinya, serta kepedulian para insan bangsa untuk melestarikan dan membumikan karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai luhur pada generasi penerus.
Sebelum yayasan terbentuk, para pendiri telah melakukan sejumlah kegiatan, antara lain pendirian Taman Monumen Bung Hatta (2003) yang diresmikan Presiden RI Megawati Soekarnoputri di kompleks Istana Bung Hatta dalam rangka 100 tahun Bung Hatta — bagian dari rencana Hatta Memorial Heritage (monumen, museum, dan perpustakaan di Bukittinggi) — serta Seminar Nasional dan Pelatihan Kepemimpinan bagi sekitar 150 mahasiswa dan pemuda terbaik dari seluruh Indonesia (1–4 Juni 2013).
Visi
Terwujudnya generasi penerus bangsa yang memiliki integritas, cerdas dan kompeten serta menjiwai nilai-nilai kebangsaan. Terwujudnya tata kelola ekonomi nasional yang berkeadilan sosial.
Misi
• Menggali dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan melalui program pendidikan dan media massa / media sosial.
• Pengembangan dan penerapan ekonomi kerakyatan dan Koperasi.
• Membangun Hatta Memorial Heritage berupa museum fisik maupun virtual (metaverse).